Pembangunan Jalan Desa Luragung Terbentur Masalah Hukum

 Rasika Pekalongan,  28-09-2016 15:42:32

  

img-20160928-wa0025KAJEN – Pembangunan akses jalan darurat menuju ke Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, terkendala kasus hukum proyek jalan dan jembatan Gamblok senilai Rp 1,7 miliar yang hingga kini masih ditangani penyidik Kejari Kajen. Atas problem itu, masyarakat setempat dan pihak kecamatan yang berulangkali mengusulkan perbaikan jalan darurat itu seperti menemui jalan buntu. Padahal, kondisi jalan darurat yang berlumpur sangat membahayakan nyawa masyarakat yang melintasinya, terlebih di kanan-kiri jalan itu jurang yang dalam. Camat Kandangserang, Istiyanto, mengatakan untuk penyelesaian sementara, jalan darurat itu dulu pernah diusulkan untuk diurug dengan sirtu (pasir dan batu), namun setiap kali hujan turun jalan itu longsor terus. Dia juga mengaku kesulitan saat menuju ke Desa Luragung karena medannya yang begitu sulit dan membahayakan tersebut. Oleh karena itu, dia mengaku tidak membayangkan betapa sulit dan bahayanya warga Desa Luragung yang bepergian ke luar desa dengan melintasi akses jalan yang buruk seperti itu. Begitu pula anak-anak sekolah yang banyak terpeleset saat nekat membawa motor melintasi jalan berlumpur itu. Dia berharap, persoalan akses jalan menuju ke Desa Luragung itu bisa diselesaikan dengan secepatnya. Sebab, jika menunggu proses hukum selesai, tidak ada kejelasan kapan rampungnya. Seperti diberitakan sebelumnya, jalan utama menuju Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, hingga saat ini masih sangat memprihatinkan. Bertahun-tahun ribuan warga desa setempat menunggu pemerintah daerah membangun jalan itu agar lebih baik, namun hingga kini belum ada titik terang. Warga dan anak-anak harus berjuang melintasi jalan berlumpur yang mengancam nyawa mereka. (Win86)новинки ноутбуков asus

Tags: , , , , ,

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN